3 Daerah Rawan Banjir di Bandung yang Tidak Bisa Diabaikan Lagi
Bojongsoang juga termasuk wilayah yang rentan banjir di Bandung. Daerah ini meliputi desa-desa Bojongsoang, Lengkong, dan Bojongsari yang kerap terdampak genangan air akibat luapan sungai.
Ketinggian air di ketiga desa tersebut umumnya antara 30 sampai 80 sentimeter. Lebih dari 200 jiwa terdampak setiap kali banjir terjadi, dan hingga saat ini, upaya penanganan dan evakuasi warga terus dilakukan oleh pemerintah termasuk pengungsian untuk lansia dan anak-anak. Kondisi banjir di Bojongsoang juga dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang berkelanjutan.
Kecamatan Rancaekek, terutama di Desa Nanjung Mekar dan beberapa kawasan seperti Kampung Babakan dan Desa Cangkuang, merupakan titik rawan banjir lain di Bandung.
Banjir di kawasan ini disebabkan oleh luapan Sungai Citarik dan sungai kecil lainnya yang tidak mampu menampung debit air tinggi saat hujan intens. Akibatnya, puluhan rumah dan ratusan jiwa mengalami dampak langsung dari banjir, mengganggu kehidupan sehari-hari mereka.
Selain itu, jebolnya tanggul benteng irigasi di Kecamatan Margaasih yang berdekatan juga memperparah kondisi banjir di Rancaekek.