3 Anak asal Pangatikan Idap Difteri Dilarikan ke RSUD Garut, Begini Kondisinya saat Ini
"Rekan dari Dinas Kesehatan Garut sudah ke lapangan untuk melakukan isolasi agar penyakit ini (difteri) tidak menyebar," ujar Muhammad Willy Indra Wilis.
Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD dr Slamet Garut mengimbau agar masyarakat melakukan vaksinasi untuk mencegah penularan dan terjangkit penyakit difteri.
Sebelumnya, wabah difteri terjadi di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Sebanyak tujuh orang anak dilaporkan meninggal dunia karena wabah yang diakibatkan oleh penyakit menular tersebut.
Ketua BPD Desa Sukahurip Yusup Hamdani menyebut, selain mengakibatkan tujuh anak meninggal, penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri corynebacterium diphteriae ini membuat tiga anak lainnya menjalani perawatan di RSUD dr Slamet Garut.
Yusup Hamdani mengatakan wabah ini telah terjadi sejak dua minggu yang lalu. "Kebanyakan anak-anak yang masih sekolah SD, usianya sekitar 8-10 tahun. Meninggalnya dalam waktu yang berdekatan," kata Yusup Hamdani.
Meski meninggal di waktu berdekatan, menurutnya domisili anak yang terserang difteri berbeda-beda. Anak-anak yang terjangkit masih berada di satu desa namun berbeda RW.
Editor: Agus Warsudi