Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PTM Terbatas SMA/SMK dan MA di Jawa Barat Tunggu Vaksinasi Guru Tuntas
Advertisement . Scroll to see content

237 Sekolah di Kota Bandung Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pekan Depan

Kamis, 03 Juni 2021 - 22:26:00 WIB
237 Sekolah di Kota Bandung Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pekan Depan
Simulai PTM di sekolah. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

“Dari 3.523 satuan pendidikan yang menyatakan siap, kami evaluasi dan difilter, hanya ada 654 sekolah. Hasil monev bersama tim kewilayahan kecamatan, hari ini yang lolos ada 237 sekolah yang baru masuk dari 23 kecamatan. Kita sedang menunggu 7 kecamatan," ujarnya.

Menurut Hikmat, Pemkot Bandung sangat teliti memeriksa daftar periksa yang harus dipenuhi terkait standar pembukaan PTM. Sebab, dari sejumlah sekolah yang masih belum lolos monev tersebut justru di antaranya adalah sekolah favorit yang berada di tengah pusat kota.

“Hasil monev sangat ketat. Seperti kalau ada PTK yang belum vaksinasi juga tidak direkomendasikan untuk menggelar uji coba,” ujar Hikmat.

Hikmat menuturkan, pemeriksaan bukan hanya menyoal kesiapan fisik melalui penyediaan fasilitas penunjang protokol kesehatan saja. Namun, turut mencakup kesiapan konsep skema pelaksanaan PTM Terbatas juga turut menjadi penilaian. 

“Dari sarana prasarana protokol kesehatan, dan tentu saja juga desain pembelajaran. Jadi menyangkut aspek fisik dan non fisik di lapangan. Kemudian tidak kalah penting itu izin dari orang tua. Jadi orang tua boleh memilih, daring atau luring,” tutur Hikmat.

Kadisdik Kota Bandung mengatakan, saat uji coba PTM terbatas nanti, waktu pelaksanaan proses belajar mengajar juga diatur secara ketat. Dalam satu sif pembelajaran hanya diberi waktu 2 x 60 menit atau dua jam.

“Dari jumlahnya (siswa), tidak semua belajar (tatap muka), dibatasi 10-25 persen. Ada pembagian sif, diatur dengan mulai datang sampai pulang. Sudah ada panduannya di masing-masing satuan pendidikan,” ucap Kadisdik.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut