Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemilu 2022 Tinggal 542 Hari, Ketua Golkar Jabar: Pertahankan Indramayu sebagai Lumbung Suara
Advertisement . Scroll to see content

218.286 Balita di Jabar Alami Stunting, Kasus Sangat Tinggi di 4 Kabupaten dan Kota Ini

Minggu, 21 Agustus 2022 - 01:57:00 WIB
218.286 Balita di Jabar Alami Stunting, Kasus Sangat Tinggi di 4 Kabupaten dan Kota Ini
Sebanyak 218.286 balita di Provinsi Jabar mengalami stunting. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sebanyak 218.286 balita di Provinsi Jawa Barat mengalami stunting atau gangguan tumbuh kembang akibat kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek dibanding usianya. Jumlah kasus stunting sangat tinggi terdapat di empat kota dan kabupaten di Jabar.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Jabar Juanita Paticia Fatima mengatakan, berdasarkan data terbarunya, tercatat sebanyak 218.286 balita mengalami stunting. 

"Balita stunting yang ditemukan di Jabar berdasarkan data pengukuran di bulan Februari tahun 2022 adalah 218.286 balita dari 3.095.299 balita yang diukur dari tinggi badannya," kata Juanita, Sabtu (20/8/2022).

Juanita menyatakan, berdasarkan data prevelansi pada 2021, dari total 27 kabupaten dan kota di Jabar, sambilan berkategori sedang dan 14 daerah tinggi. "Sedangkan empat kabupaten dan kota berkategori sangat tinggi, yaitu, Kota Cirebon, Kabupaten Bandung, Cianjur, dan Garut. Rata-rata penurunan stunting dalam tiga tahun terakhir di Jabar, 1,35 persen per tahun," ujarnya.

Prevalensi stunting di Jabar pada 2021, tutur Juanita, berkategori tinggi. Dinkes Jabar telah melakukan berbagai langkah penanganan stunting lewat program intervensi spesifik dan sensitive. Intervensi spesifik antara lain pemberian tablet penambah darah bagi ibu hamil dan remaja puteri, promosi dan konseling menyusui.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut