2 Pendaki Indonesia Taklukkan Puncak Gunung Eiger di Tengah Cuaca Ekstrem Eropa
BANDUNG, iNews.id - Dua pendaki Indonesia Iwan ‘Kwecheng” Irawan dan Nurhuda yang tergabung dalam tim Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung (Wanadri) didukung Eiger Adventure berhasil menaklukkan puncak Gunung Eiger, kawasan Pegunungan Alpen, Swiss. Mereka mencapai puncak gunung berketinggian 3.967 meter di atas permukaan laut (Mdpl) itu pada Sabtu 9 September 2023.
Eiger merupakan gunung yang paling ekstrem di kawasan pegunungan Alpen. Apalagi di tengah kondisi cuaca yang sedang musim panas.
Suhu panas ekstrem di ujung musim panas menyambut tim pendaki asal Indonesia di Kota Chamonix, sekitar kawasan Pegunungan Alpen, Swiss. Sudah sejak 21 Agustus 2023 lalu, empat tim yang tergabung dalam Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung (Wanadri) juga didukung oleh Eiger Adventure (Eiger) tiba di kota ini. Kota Chamonix di gerbang Pegunungan Alpen selama ratusan tahun telah menjadi tempat impian bagi para pendaki gunung dari seluruh dunia.
Terbang dari Indonesia hingga ke Swiss, empat pendaki membawa misi ekspedisi Alpine Trilogy digagas oleh Komite Ekspedisi Wanadri Indonesia (KEWI) dan didukung oleh Eiger sebagai brand penyedia perlengkapan kegiatan luar ruang asal Bandung. Ekspedisi meliputi pendakian ke tiga puncak gunung di Pegunungan Alpen, yakni Eiger 3.967 Mdpl, Matterhorn 4.487 Mdpl dan Mont Blanc 4.807 Mdpl.
Iwan “Kwecheng” Irawan, pendaki senior Wanadri yang tergabung dalam tim Alpine Trilogy juga mewakili Eiger Adventure Service Team berkisah, butuh waktu berhari-hari untuk melakukan aklimatisasi tubuh juga mengumpulkan semua data informasi dan teknis yang diperlukan.