11 Orang Tewas dan 10 Kritis Usai Pesta Miras Oplosan di Bandung
Humas RSUD Cicalengka, Evi Sukmawati mengatakan, total pasien miras yang dirawat sejak Jumat (6/4/2018) berjumlah 27 orang. Dari jumlah sebanyak itu, 11 di antaranya meninggal dunia dan 10 orang masih dirawat intensif di IGD. Sedang satu korban dirujuk ke RSHS dan lima lainnya sudah diperbolehkan pulang.
“Sebagian korban meninggal dunia di tempat, artinya saat dibawa ke rumah sakit kondisinya sudah meninggal. Sementara korban lainnya datang dengan kondisi yang memang sudah berat,” kata Evi Sukmawati.
Evi menyebutkan, hasil pemeriksaan sementara kandungan alkohol yang ada di tubuh korban rata-rata sangat tinggi. Hal itu ditambah dengan kandungan zat lain yang dicampur dalam miras tersebut. “Rata-rata karena alkohol konsentrasi tinggi dan zat lain yang ditambahkan,” ucapnya.
Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan mengatakan masih menyelidiki kasus miras oplosan yang menewaskan belasan orang. “Kita masih menyelidiki asal mula miras oplosan yang dikonsumsi para korban. Kita juga akan teliti kandunngan dalam miras oplosan itu,” katanya.
Kasus miras olposan maut sebelumnya terjadi di Depok, Jawa Barat. Sebanyak sembilan orang tewas termasuk seorang wanita akibat menenggak miras tersebut.
Editor: Kastolani Marzuki