104 Santri dan Pengasuh Dua Ponpes di Indramayu Positif Covid-19
"Sayangnya, santri positif tersebut tak dilaporkan ke satgas Covid-19 Kecamatan Sindang. Akibatnya, santri yang sakit itu, menularkan Covid-19 ke santri dan pengasuh ponpes," kata Deden.
Selanjutnya, ujar Deden, Satgas Covid-19 Indramayu melakukan rapid test antigen massal. Dari 111 sampel rapid test antige di Ponpes Abdurrahman Basuri, 72 di antaranya positif. Kemudian di Ponpes Al Urwatul Wutsqo, 32 positif. Jadi total santri yang terpapar 104 orang.
Langkah yang dilakukan Satgas Covid-19 Indramayu, kata Deden, memilah santri dan pengasuh yang positif dan negatif. Kemudian, yang bergejala dan tidak bergejala. Bagi yang mengalami gejala sedang dan berat, dirujuk ke rumah sakit.
"Walaupun tidak bergejala, tetapi tak memungkinkan untuk diisolasi mandiri di asrama ponpes, dirujuk ke tempat isolasi yang disediakan pemkab," kata Deden.
Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 meluas, Satgas Covid-19 Indramayu akan melakukan tracing di beberapa ponpes di Kabupaten Indramayu. "Kami melakukan tracing ke sejumlah pondok pesantren di Indramayu," tuturnya.