1.000 Pelajar SMA dari 17 Sekolah di Kota Bandung Ikut Vaksinasi Massal di SMAN 5
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Dedi Supandi mengatakan, dari 4.966 SMA baik negeri maupun swasta di Kota Bandung, baru 17 sekolah yang mengikuti vaksinasi tahap pertama ini. SMAN 5 Bandung hanya jadi titik fokus lokasi vaksinasi. "Insya Allah satu hari beres semuanya. Dari pagi sampai sore," kata Kadisdik Jabar.
Tujuan vaksinasi massal ini, ujar Dedi Supandi, agar terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok di kalangan pelajar. Setelah herd immunity terwujud, diharapkan PTM bisa kembali digelar.
"Untuk tahap selanjutnya, vaksinasi akan dilakukan oleh pihak puskesmas di setiap kabupaten kota. Namun demikian jika diperlukan, dinas pendidikan siap membantu tempat pelaksanaan vaksinasi di sekolah-sekolah," ujar Dedi Supandi.
Disdik Jabar, ujar Dedi Supandi, semula PTM terbatas akan digelar Juli 2021. Namun karena kasus Covid-19 melonjak disusul dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, PTM terpaksa ditunda.
Sementara itu, Aura, pelajar SMA mengaku senang bisa mengikuti vaksinasi Covid-19. Aura berharap pembelajaran tatap muka dapat segera kembali dilaksanakan. Sebab, Pembelajaran jarak jauh sangat sulit untuk memahami pelajaran yang diberikan guru.
"Setelah divaksin, rasanya seneng, gak sakit juga. Awalnya khawatir, tapi sekarang justru lebih tenang karena udah divaksin," ujar Aura.
Sedangkan Noval, peserta vaksinasi, berharap vaksinasi cepat merata ke semua pelajar di seluruh Kota Bandung dan Jawa Barat sehingga PTM bisa segera dilaksanakan. "Harapannya cepet merata aja sih (vaksinasi untuk pelajar). Biar sekolah offline lagi. Jenuh juga online terus," kata Noval.
Editor: Agus Warsudi