Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Video Pencarian Penambang Emas Tertimbun Longsor di Kalteng
Advertisement . Scroll to see content

10 Penambang Emas Asal Tasikmalaya Tertimbun, Keluarga Gelar Tahlillan untuk Yuda dan Reza

Senin, 23 November 2020 - 18:15:00 WIB
10 Penambang Emas Asal Tasikmalaya Tertimbun, Keluarga Gelar Tahlillan untuk Yuda dan Reza
Warga Dusun Nanggerang, Desa Mulyasari, Salopa, menggelar tahlilal di rumah duka untuk mendoakan korban Yuda dan Reza. (Foto: iNewsTv/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id - Keluarga menggelar tahlilal untuk mendoakan arwah Yuda (26) dan Reza (21), korban tertimbun longsor di lubang tambang emas bawah tanah sedalam 65 meter. Doa bersama berlangsung di kediaman Uun Fatmawati (43), ibunda Yuda-Reza, di Kampung Nanggerang, Desa Mulyasari, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Uun Fatmawati saat ini telah menerima kematian kedua putranya, Yuda dan Reza sebagai takdir. Diketahui, Yuda dan Reza merupakan dua dari 10 penambang emas liar yang menjadi korban longsor di dalam lubang tambang di tepi Sungai Seribu, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kamis 19 November 2020.

Korban Yuda telah ditemukan tak bernyawa dan dimakamankan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada hari Sabtu (21/11/2020). Sedangkan korban Reza dan enam penambang lain asal Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya masih terkubur di dalam lubang.

Petugas search and rescue (SAR) gabungan menghentikan pencarian karena sulitnya medan. Diameter lubang sedalam 65 meter di bawah permukaan tanah itu sangat sempit.

Tabung oksigen yang harus dibawa petugas SAR tak bisa masuk. Kondisi sangat membahayakan nyawa petugas. Akhirnya, setelah bermusyawarah dengan keluarga korban dan para penambang yang masih berada di lokasi pertambangan emas, Pemkab Kobar memutuskan pencarian terhadap korban dihentikan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut