Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wabah PMK di KBB Mengganas, 84 Mati di Kandang dan 104 Ekor Dipotong Paksa 
Advertisement . Scroll to see content

1 Bulan Diterjang Wabah PMK, Kerugian Peternak dan Turunannya di KBB Rp8,5 Miliar

Rabu, 22 Juni 2022 - 19:48:00 WIB
1 Bulan Diterjang Wabah PMK, Kerugian Peternak dan Turunannya di KBB Rp8,5 Miliar
Kerugian materi akibat wabah PMK yang menyerang hewan ternak dalam kurun waktu sebulan sejak kasus ini pertama kali ditemukan masuk ke KBB mencapai sekitar Rp8,5 miliar. (Foto: MPI/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Mengganasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah berimbas ke sektor ekonomi. Pasalnya, dengan wabah tersebut peternak sapi dan sektor turunannya mengalami kerugian yang cukup besar. 

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan), KBB, Undang Husni Tamrin menyebutkan, kerugian ekonomi yang dialami peternak dan sektor terkait lainnya terhitung mencapai sekitar Rp8,5 miliar. Angka itu terhitung dari berbagai aspek yang terdampak secara langsung dan tidak.

"Kerugiannya cukup fantastis, hanya dalam sebulan sudah menyentuh angka sekitar Rp8,5 miliar," sebutnya, Rabu (22/6/2022).

Undang menyebutkan, angka itu juga terhitung dari kasus hewan terpapar wabah PMK pertama kali masuk ke pada 27 Mei 2022 lalu. Kerugian itu tercatat dari hasil hitungan para peternak yang mengalami kerugian dari menyusutnya produksi susu sapi perah selama wabah PMK. 

Jika dilakukan secara empiris dengan turun ke lapangan dan menginput data satu persatu angkanya bukan tidak mungkin lebih besar lagi. Terhitung satu ekor hewan berpenyakit harus menanggung kerugian sebesar Rp3,5 juta, kemudian dikalikan dengan total hewan yang terpapar.  

"Satu sapi dengan siklus 14 hari saja, mulai dari turun produksi dan pengobatan itu kita hitung sekitar Rp3,5 juta per ekor," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut