Warga Denpasar Geram, Sudah 4 Hari Air PDAM Tak Mengalir
Lain lagi cerita I Gusti Ngurah Pratama. Dia setiap hari harus membeli 20 galon air isi ulang akibat pasokan air yang terhenti dari PDAM. "Satu galon air isi ulang Rp5.000. Tinggal dikalikan saja," ujarnya.
Pratama menilai kinerja PDAM Denpasar sangat buruk karena tidak pernah punya terobosan dalam memberikan layanan air bersih. "Denpasar ini kota internasional. Tapi setiap hujan air mati," katanya.
Sementara Direktur Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Ida Bagus Gede Arsana yang dikonfirmasi mengatakan, matinya layanan air bersih di Denpasar disebabkan instalasi pengolahan air di Belusung mengalami penyetopan produksi sejak 6 Februari 2021.
Hal itu disebabkan hujan deras di hulu di sungai Ayung Belusung yang menyebabkan air baku sungai Ayung keruh karena bercampur lumpur, pasir, dan material sampah.
"Akibatnya air baku sungai Ayung Belusung tidak dapat diolah atau diproduksi," katanya.
Editor: Maria Christina