Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Viral Ribuan Burung Jatuh lalu Mati di Lahan Kuburan, Ini Penjelasan BKSDA Bali

Jumat, 10 September 2021 - 20:25:00 WIB
Viral Ribuan Burung Jatuh lalu Mati di Lahan Kuburan, Ini Penjelasan BKSDA Bali
Fenomena aneh ribuan burung pipit mati di lahan kuburan adat di Gianyar. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Kemungkinan kedua, tertular penyakit tertentu. Burung pipit hidup berkoloni dalam jumlah besar, maka penularannya akan cepat sehingga angka kematiannya juga dalam jumlah besar.

Selanjutnya, diduga akibat ada perubahan drastis iklim. Dia mencontohkan matinya ikan koi di kolam terbuka saat hujan pertama kali turun atau matinya ribuan ikan dalam keramba akibat naiknya (up wheeling) endapan bahan kimia atau cuaca panas dan kemudian tiba-tiba turun hujan.

"Misalnya saja, cuaca di Bali sedang panas, pada saat burung burung beristirahat malam, tiba-tiba hujan lebat turun, suhu dan kelembaban udara berubah drastis, burung kaget, stres dan kemudian mati massal. Ingat tingkat stres pada satwa sangat potensial menjadi penyebab mortalitas massal," ucapnya.

Sebelumnya, ribuan bangkai burung pipit ditemukan di sekitar makam di Desa Pering, Kecamatan Blabatuh, Gianyar Bali. Petugas Dinkes Hewan mengambil sampel bangkai burung dan kotoran burung itu untuk dibawa ke Laboratorium Kesehatan Hewan guna mencari tahu penyebab kejadian tersebut.

Tim kemudian menguburkan seluruh bangkai burung untuk meminimalisasi kejadian yang tidak diinginkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut