"Menurut saksi, korban ini juga tidak sering minum alkohol dalam porsi yang berlebihan," katanya.
Jasad korban ditemukan pertama kali oleh temannya, Aleksandr Gusliakov (29) yang saat itu menuju ke lantai bawah dan melihat korban sudah berada di dalam kolam renang dalam kondisi tidak bergerak.
Kemudian saksi mengangkat tubuh korban ke pinggir kolam. Saksi sempat memberikan pertolongan pernapasan dan meminta bantuan kepada para tetangga agar menghubungi tim medis.
Menurut infromasi, korban sudah menempati vila dengan sistem kontrak tersebut mulai 9 Desember 2019 dan memperpanjang setiap satu bulan sekali.
"Informasi yang kita peroleh dari pemilik rumah bernama Ariani Sastra, kalau korban sering berlatih pernafasan di dalam kolam renang dan surfing. Sebelumnya korban juga sempat menghubungi pemilik rumah untuk meminta plastik tempat sampah," katanya.
Saat ini, jasad korban telah berada di RSUP Sanglah Denpasar.
Editor: Reza Yunanto