Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Politeknik Indonusa Surakarta Hadirkan Program Plot Twist Gagal SNBT, Bebas Uang Masuk!
Advertisement . Scroll to see content

TPA Suwung Tutup Permanen, DPRD Badung Soroti Potensi Tsunami Sampah

Selasa, 09 Desember 2025 - 12:47:00 WIB
TPA Suwung Tutup Permanen, DPRD Badung Soroti Potensi Tsunami Sampah
DPRD Badung soroti potensi tsunami sampah akibat penutupan permanen TPA Suwung. (Foto: dok DPRD Badung)
Advertisement . Scroll to see content

BADUNG, iNews.id - Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup RI terkait penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung yang selama ini masih menggunakan sistem open dumping. Penutupan total ditargetkan rampung paling lambat 23 Desember 2025.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari UU Nomor 18 Tahun 2008 dan Kepmen LHK Nomor 921 Tahun 2025, yang menegaskan penghentian praktik open dumping karena dianggap melanggar hukum, berpotensi menimbulkan pidana bagi pejabat terkait, dan menyebabkan pencemaran lingkungan, termasuk rusaknya ekosistem mangrove akibat air lindi.

Rencana penutupan tersebut memicu kekhawatiran serius di Kabupaten Badung.

DPRD Badung melalui Ketua Fraksi Gerindra I Wayan Puspa Negara memperingatkan bahwa kebijakan ini berpotensi memunculkan “tsunami sampah” yang dapat memperburuk wajah destinasi wisata dan mencoreng citra pariwisata Badung, khususnya saat musim angin barat (west monsoon).

Puspa Negara mengungkapkan bahwa sampah kiriman di Pantai Samigita meliputi Kuta, Legian, dan Seminyak pada Desember hingga Maret nanti, diperkirakan dapat mencapai 200 ton per hari.

“Sampah akan menumpuk di mana-mana. Open dumping sejatinya masih diperlukan. Kalau TPA Suwung ditutup, sampah kiriman ini mau dibawa ke mana?” ucapnya dalam keterangan tertulis Senin (8/12/2025).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut