Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5.000 Warga China Masih Bertahan di Bali Setelah Penerbangan Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

4 Pekerja Asal China di PLTU Celukan Bawang Dikarantina

Kamis, 06 Februari 2020 - 13:35:00 WIB
4 Pekerja Asal China di PLTU Celukan Bawang Dikarantina
Petugas menyemprot desinfektan di lokasi PLTU Celukan Bawang, Buleleng, Bali, Kamis (6/2/2020). (Foto: iNews.id/Pande Wismaya)
Advertisement . Scroll to see content

BADUNG, iNews.id – Sebanyak 4 orang warga negara China yang bekerja di PLTU Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Bali menjalani karantina. Keempat orang itu tercatat baru kembali dari China pada 1 Februari.

Empat WN China yang menjalani karantina itu adalah pimpinan di PLTU Celukan Bawang. Mereka baru saja kembali ke Bali usai menjalani liburan Hari Raya Imlek di negaranya.

“Kondisi keempat orang Tenaga Kerja Asing (TKA) tersebut dinyatakan sehat, namun perlu diobservasi selama 14 hari setelah libur Imlek di China,” kata General Affair PT General Energy Bali - PLTU Celukan Bawang, Indrianti Tanutanto di Buleleng, Kamis (6/2/2020).

Indrianti mengatakan, setelah tiba dari China, keempat TKA itu langsung menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum menjalani karantina selama 14 hari. Karantina yang dilakukan itu sesuai arahan Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dan tim dokter PLTU yang menangani.

Selama karantina, keempat TKA itu dibatasi untuk melakukan interaksi dengan orang lain, selain tim dokter. Selain 4 TKA di level pimpinan ini, masih ada 52 TKA asal China lainnya yang bekerja sebagai pegawai teknis di PLTU Celukan Bawang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut