Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara
Advertisement . Scroll to see content

Soal Kasus Pria Meninggal usai Divaksin, Ini Kata Pemprov Bali

Kamis, 27 Mei 2021 - 08:39:00 WIB
Soal Kasus Pria Meninggal usai Divaksin, Ini Kata Pemprov Bali
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali Gede Pramana. (ANTARA/HO-Pemprov Bali)
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah beserta stakeholder terkait terus berupaya keras mengupayakan ketersediaan vaksin yang aman di tengah masyarakat sebagai salah satu cara keluar dari pandemi di samping penerapan protokol kesehatan.

Menurutnya, dengan adanya pemberitaan negatif terkait vaksin tanpa didukung dengan data serta dari sumber akurat dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Dia juga meminta masyarakat agar selalu mencari informasi, baik itu terkait Covid-19, maupun vaksinasi dari situs-situs resmi yang disediakan pemerintah. Sehingga informasi yang didapatkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya juga sangat menyayangkan beredarnya pemberitaan yang mengatakan ada korban meninggal akibat vaksin Covid-19 tanpa data ataupun informasi akurat.

Kadinkes merilis hasil autopsi verbal kronologi Abdullah Malanua (44) yang diberitakan meninggal setelah mendapatkan vaksinasi AstraZeneca. Menurutnya, korban yang berprofesi sebagai tukang jahit ini sudah sakit kurang lebih dari seminggu lalu dan hanya istirahat di kamar, jarang keluar apalagi bekerja.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut