Sempat Ditolak Warga, Rapid Test di Banjar Sayan Baleran Temukan 21 Orang Reaktif Covid-19
BADUNG, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali melanjutkan rapid test masal tahap dua di Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuana. Dari rapid test tahap lanjutan ini, sebanyak 21 orang dinyatakan reaktif.
Banjar Sayan Baleran mendapat sorotan khusus lantaran di wilayah itu terjadi lonjakan kasus virus corona (Covid-19). Dinkes Badung semula menargetkan sekitar 1.200 warga banjar tersebut mengikuti rapid test. Namun, pada rapid test tahap pertama hanya diikuti 314 orang.
Lantaran jumlah warga yang mengikuti rapid test masih jauh dari harapan, Dinkes Badung pun memutuskan untuk melanjutkan rapid test pada Senin (25/5/2020) kemarin.
Itu pun masih ada sejumlah warga yang enggan mengikuti rapid test, sehingga tim gabungan yang terdiri dari Polri dan TNI turun langsung menyisir warga yang menolak rapid test. Sebanyak 72 warga yang semula menolak akhirnya bersedia mengikuti rapid test.
Rapid test dilakukan terpisah di tiga pos untuk menghindari kerumunan, yakni Pos Wantilan Pura Puseh, Pos Wantilan Pura Dalem, dan Pos Wantilan Pura Prajapati.