Resmikan TPS3R dan Sulangai Expo, Wakil Bupati Badung Beri Apresiasi
“Sumber sampah memang dari desa dan Astungkara sekarang ini Desa Sulangai telah memiliki TPS3R dan telah memiliki mesin pengolah sampah dan khususnya untuk sampah residu. Di Badung, sampah residu ini menjadi persoalan dan jika setiap desa memiliki mesin seperti ini maka semakin cepat kita menyelesaikan persoalan sampah residu. Saat ini di Badung perhari masih 200 ton, dan mudah-mudahan apa yang dimiliki Desa Sulangai bisa mengurangi sampah residu itu,” ujarnya.
Selanjutnya, Suiasa mengungkapkan, Desa Sulangai sebagai daerah yang memiliki potensi, memiliki objek dan daya tarik wisata alam yang sangat mendukung ecotourism, untuk itu Desa Sulangai sangat layak dijadikan sebagai salah satu desa wisata karena potensi-potensi yang dimiliki oleh masyarakatnya.
“Kita berikan pendampingan-pendampingan, edukasi sehingga Desa Sulangai di bawah pembinaan Dinas Pariwisata serta disinergikan dengan pelaku-pelaku wisata bisa menjadi Desa Wisata unggulan. Bahkan, tadi saya usulkan bagaimana Desa Sulangai ini menjadi Desa Wisata yang tematik, yang membedakan antara desa wisata yang satu dengan desa wisata yang lainnya, sehingga tidak terjadi penumpukan potensi yang sama di desa wisata yang ada di Badung ini," ucapnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Sulangai I Nyoman Sunarta mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Badung dan undangan lainnya dalam peresmian TPS3R Sunar Giri Lestari Desa Sulangai.
Semua ini berkat dukungan dari Pemkab Badung mulai dari Bupati Badung bersama jajaran serta komitmen dari masyarakat Desa Sulangai terkait dengan kebersihan lingkungan dan pengolahan sampah yang bàik.