Ratusan Warga Karangasem Bali Hilang Penciuman dan Perasa, Khawatir Tertular Covid-19
Sementara itu menurut tokoh masyarakat Desa Kecicang Islam, Haji Marjuhin, gejala hilang indera penciuman dan perasa yang dialami warga memang sudah berbulan-bulan lalu. Hal ini sempat membuat resah warga karena khawatir terpapar virus corona (Covid-19) meski tak disertai gejala demam, batuk, atau flu.
Sejumlah warga yang mengalami gejala tersebut ada yang berinisiatif melakukan rapid test mandiri. Namun hasilnya nonreaktif. Sebagian warga juga ada yang berobat medis, namun gejala tersebut tetap dirasakan.
Menurutnya, beberapa warga akhirnya mencoba pengobatan herbal untuk menghilangkan gejala kehilangan indera penciuman dan perasa itu.
"Tapi dengan konsumsi herbal alhamdulilah sembuh dan harapan kita jangan muncul lagi gejala-gejala itu," kata Marjuhin.
Editor: Reza Yunanto