Prostitusi Online di Bali Terbongkar, Satu PSK Kabur dari Hotel dan Lapor Polisi
Dari lokasi tersebut ternyata ada tiga perempuan lain yang juga dipekerjakan sebagai PSK seperti korban. Bahkan satu orang diketahui sedang melayani tamu yang datang.
"Satu sedang melayani tamu," ujarnya.
Ketiganya kemudian dibawa ke Polsek Negara. Berdasarkan keterangan ketiganya, mereka dipekerjakan oleh muncikari inisial PM (28) yang juga ikut diamankan.
Dari keterangan PM, dia menjajakan para korban melalui aplikasi MiChat seharga Rp200.000-400.000 untuk sekali kencan. Dari transaksi itu, PM mendapat bagian Rp50.000.
Ternyata, prakstik prostitusi online ini dilakukan PM bukan hanya di Jembrana saja. Dia mengaku sudah berkeliling menjajakan korban di Denpasar dan Buleleng.
Atas kasus tersebut, PM bakan dijerrat dengan Pasal 2 Ayat 1 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang juncto Pasal 296 dan Pasal 506 KUHP tentang tindak pidana prostitusi.
Editor: Reza Yunanto