Pemprov Bali Gairahkan Penulisan Artikel Ilmiah Gunakan Bahasa Bali
"Saat ini belum ada uger-uger bahasa Bali ilmiah, kalau dalam bahasa Indonesia ada ejaan yang disempurnaan. Mudah mudahan melalui kegiatan atau forum Bulan Bahasa Bali ada kajian, dari para pakar untuk membuat satu kesepakatan untuk membuat uger - uger dalam penulisan bahasa Bali," ucap Dian.
Menurutnya, kesulitan menulis artikel ilmiah berbahasa Bali, karena tidak dipersiapkan dengan matang.
"Oleh karena itu, penguasaan cara menulis yang baik mesti diperhatikan dengan baik dan benar," ujarnya.
Bulan Bahasa Bali 2020 yang dilaksanakan dari 1-27 Februari mendatang, selain diawali dengan Festival Nyurat Lontar Massal, juga diisi lima kegiatan widyatula (seminar dan diskusi), 17 wimbakara (lomba), 14 sesolahan (pergelaran), 15 prasara (pameran), dan tiga kriyaloka (workshop).
Editor: Reza Yunanto