Pelabuhan Benoa Kedatangan Kapal Pesiar Celebrity Solstice Cruise, Kapasitas 4.000 Penumpang
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, menyatakan bahwa banyak penumpang kapal pesiar raksasa ini memilih untuk mengunjungi daerah-daerah wisata terkenal di Bali seperti Ubud, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kintamani, dan Taman Ayun. Kedatangan para wisatawan ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi industri pariwisata Bali yang telah lama terdampak oleh pandemi.
"Kami harap ini memberikan dampak yang positif. Apalagi tadi katanya spend money-nya rata-rata per hari 1.200 dolar," ucap Tjok Bagus, Senin (30/10/2023).
Sementara itu, Direktur Strategi PT Pelindo Prasetyo menyebutkan bahwa kedatangan Celebrity Solstice Cruise merupakan salah satu tonggak penting dalam upaya memulihkan industri pariwisata dan ekonomi Bali. Dia juga menegaskan bahwa Pelabuhan Benoa akan terus berupaya meningkatkan fasilitasnya agar dapat menarik lebih banyak kapal pesiar besar ke Bali.
"Harapannya nanti di tahun 2025 kita (Pelabuhan Benoa) sudah ready menerima lima kapal cruise secara bersamaan. Kita lihat kedepannya tidak hanya cruise tapi juga marina," ucap Prasetyo.
Kedatangan kapal pesiar raksasa Celebrity Solstice Cruise ini tidak hanya membawa kegembiraan bagi wisatawan yang berkunjung, tetapi juga menandai awal dari harapan baru bagi industri pariwisata Pulau Dewata. Kunjungan para wisatawan ini tidak hanya memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi mereka, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bali.
"Ini kalau Celebrity Solstice Cruise ini kapasitasnya 3.000 penumpang dengan 1.000 kru, jadi total ada 4.000 jadi dampak ekonominya untuk Bali besar sekali," katanya.
Editor: Nani Suherni