Pasien Positif Korona yang Meninggal Dikremasi di Pemakaman Mumbul Bali
Dewa Made Indra didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bali Ketut Suarjaya menjelaskan, pasien berjenis kelamin wanita itu berumur 53 tahun. Dia masuk ke RS Sanglah pada 9 Maret 2020. Petugas medis kemudian melakukan tindakan sesuai dengan prosedur yang sangat ketat.
“Pasien ini didiagnosa menderita penyakit diabetes mellitus atau gula. Kemudian hipertensi atau darah tinggi, hiperteroid, kemudian penyakit paru-paru menahun, dan yang kelima dalam pengawasan Covid-19,” katanya.
Dewa Made Indra menegaskan, WNA tersebut didiagnosa memiliki empat penyakit bawaan yang sudah cukup lama, yaitu diabetes mellitus, hipertensi, hipertiroid dan penyakit paru-paru menahun.
Pasien masuk ke Bali pada 29 Februari 2020. Kemudian, pada 3 Maret 2020 mulai demam. Keluarga kemudian membawanya ke salah satu rumah sakit swasta.
Setelah ditangani di rumah sakit swasta dari 3 Maret sampai 8 Maret, pasien belum menunjukkan tanda-tanda lebih sehat. Karena itu, dia dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sanglah. “Setelah itu ditangani di Rumah Sakit Sanglah mulai 9 Maret 2020,” katanya.
Editor: Maria Christina