Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara
Advertisement . Scroll to see content

Munas Alim Ulama PKB Hasilkan 5 Rekomendasi Dakwah ala Walisongo

Selasa, 20 Agustus 2019 - 21:40:00 WIB
Munas Alim Ulama PKB Hasilkan 5 Rekomendasi Dakwah ala Walisongo
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj (enam kiri) dan sejumlah kiai NU lainnya menghadiri Munas Alim Ulama Muktamar V PKB di Nusa Dua, Bali. (Foto: KORAN SINDO/Alex Aji Saputra)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam rekomendasi ketiganya, Munas Alim Ulama menyatakan dakwah Islam yang menciptakan sektarianisme, ekstremisme, rasisme, diskriminasi, dan memaksakan kehendak dengan cara apa pun bukanlah dakwah karena bertentangan dengan ajaran Alquran.

“Menurut Munas Alim Ulama, model dakwah seperti itu bisa merusak harmoni bangsa Indonesia. Sikap itu harus diluruskan bersama-sama sebagai wujud amar makruf nahi munkar dengan cara yang benar, santun, dan bijak," papar dia.

Selain itu, dalam rekomendasinya Munas Alim Ulama meminta PKB mendorong dialog di antara berbagai kelompok keagamaan agar dapat mengenali aspirasi dan harapan umat beragama yang beragam dengan langkah solusinya.

Sebagai partai dakwah, lanjut Saifullah, PKB harus dorong secara nyata ukhuwah Islamiyah di antara institusi keislaman yang ada secara berimbang dan selaras dengan ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah.

Kelima, Munas Alim Ulama memandang negara perlu memberikan afirmasi agar model dakwah Walisongo bisa eksis, baik, dan efektif diakses publik di era digital saat ini. “Pemerintah dan pihak yang punya otoritas dalam bidang teknologi digital agar dapat memberikan fasilitas untuk kegiatan dakwah yang di-publish di TV, medsos, sehingga hak masyarakat untuk mempelajari agama dengan benar dapat terjamin dan terjaga,” katanya.

Wakil Ketua Panitia Muktamar, Jazilul Fawaid mengatakan, dakwah yg dilakukan NU maupun PKB di level grassroot sudah sangat kuat. “Tapi yang di perkotaan, perkantoran, dan komunitas kelas menengah belum. Ini perlu digarap termasuk medsos,” katanya.

Selama ini, kata dia, PKB sudah turut melakukan dakwah melalui Nusantara Mengaji, pecinta salawat Nusantara, dan lainnya. Langkah ini akan diintesifkan, termasuk digencarkan lewat berbagai saluran media sosial, sepert Youtube, Facebook dan lain-lainnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut