Menolak Dibubarkan, Pemilik Warung Makan di Denpasar Balik Marahi Tim Gabungan
Melihat pendatang di warungnya diminta bubar, pemilik warung tak terima dan balik memarahi petugas tim gabungan.
Pemilik warung bahkan menantang petugas untuk tetap membuka warungnya melebihi jam operasional demi mempertahankan hidup. Beruntung petugas tim gabungan tak terprovokasi kemarahan pemilik warung tersebut.
"Penanganan kami sebenarnya secara personal bahwa ada pembatasan jam operasional," katanya.
Untuk mencegah penularan Covid-19, petugas tim gabungan melakukan rapid antigen secara acak terhadap pengunjung dan pekerja di warung tersebut.
Pemilik warung yang memarahi petugas pun diminta mengikuti rapid antigen tersebut. Dari hasil tes cepat itu, tak ada yang menunjukkan reaktif Covid-19.
Editor: Reza Yunanto