Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Mepamit, Tradisi Bali Pamitan Sebelum ke Jenjang Pernikahan
Advertisement . Scroll to see content

Mekare-kare, Tradisi Asal Karangasem Bali yang Tetap Terjaga Sampai Saat Ini

Senin, 27 Februari 2023 - 22:29:00 WIB
Mekare-kare, Tradisi Asal Karangasem Bali yang Tetap Terjaga Sampai Saat Ini
Makare-kare merupakan tradisi asal Kabupaten Karangasem, Bali (Foto:Kemendikbud)
Advertisement . Scroll to see content

Selama mereka berperang, gamelan akan ditabuh dengan tempo yang cepat. Jika sudah melebihi batas waktu yang ditentukan, tokoh adat akan memisahkan keduanya dan peperangan sudah selesai. 

Korban yang tertancap duri akan diobati menggunakan daun sirih dan kunyit. Kemudian, peserta lain akan melakukan hal yang sama sampai acara selesai digelar. 

Tradisi Makare-kare ini lalu diakhiri dengan sembahyang di pura. Dalam acara tersebut, terdapat persembahan tari Rejan. 

3.Waktu dan tempat

Tradisi Makare-kare dilakukan selama dua hari pada bulan ke-5 kalender Bali. Biasanya, acara ini akan digelar di bulan Juni.

Warga desa dan peserta akan berkumpul di depan balai desa. Selanjutnya, mereka akan memulai Makare-kare pada jam 2 siang.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut