Lewat Badung Angelus Buana, Bupati Giri Prasta Resmikan Balai Banjar Adat Batur Kota
Program yang dananya bersumber dari penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) Kabupaten Badung tersebut mengajak masyarakat untuk saling bahu-membahu menjaga kekompakan dan kebersamaan guna memastikan program ini memberikan manfaat maksimal bagi seluruh wilayah dan masyarakat di Bali.
"Ini merupakan konsep tanam tuwuh, menanam benih-benih peradaban, dengan mengedepankan kesadaran kolektif tentang pentingnya kolaborasi dalam membangun dan merawat Bali termasuk SDMnya secara berkelanjutan," ucap Bupati Giri Prasta.
Dia juga mengatakan bahwa Balai Banjar, Wantilan, Pura merupakan simbol budaya. Dengan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan jembatan emas/legacy bagi generasi penerus yang ke depan akan bersaing untuk memenuhi kebutuhan ekonominya sendiri.
"Saya selaku Bupati dengan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Banjar Adat Batur Kota sudah membuat sejarah baru, sehingga infrastruktur ini bisa dinikmati selamanya oleh anak cucu kita, terutama yang ada di Banjar Adat Batur Kota ini agar ke depan mereka akan hanya memikirkan bagaimana sisi ekonominya sendiri,” tuturnya.
Lebih lanjut, Giri Prasta berpesan agar dibangunkan Taman Gumi Banten sebagai penunjang kebutuhan sarana prasarana upacara, sehingga untuk memenuhi kebutuhan upacara tidak lagi menyuplai atau mendatangkan kebutuhan sarana upacara, upakara, dan uparengga tersebut dari daerah lain di luar pulau Bali.