Kronologi Penemuan Mayat Mahasiswa Aldi Sahilatua Nababan, Pemilik Kos Curiga Ada Darah di Bawah Pintu Kamar
Polresta Denpasar juga memberikan klarifikasi atas keterangan keluarga korban yang mengaku kecewa terkait proses autosi jenazah Aldi Sahilatua Nababan. Menurut Losa, saat penanganan awal, orang tua korban membuat surat pernyataan tidak memberikan persetujuan untuk melakukan autopsi terhadap jenazah.
Pihak keluarga hanya mengizinkan dilakukan tindakan suntik formalin terhadap jenazah korban serta pengiriman jenazah ke kampung halaman yang dituangkan dalam surat pernyataan dari orang tua korban.
"Orang tua korban siap menerima segala bentuk konsekuensi yang akan timbul di kemudian hari," kata Losa.
Namun, saat jenazah sampai di Medan, orang tua korban mencabut surat pernyataan penolakan autopsi yang sebelumnya dibuat. "Orang tua korban minta dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Medan,” katanya.
Kakar Aldi Sahilatua Nababan, Monalisa Nababan sebelumnya mengaku mendapat kabar adiknya tewas Sabtu (18/11/2023) pagi. Saat itu, petugas Polsek Kuta Selatan meneleponnya.