Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Oknum Guru SD di Muna Barat Dijebloskan ke Tahanan, Diduga Cabuli Sejumlah Siswi
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi Korban Pencabulan Dosen di Toilet Bandara Ngurah Rai, Trauma dan Ketakutan

Selasa, 10 Januari 2023 - 17:25:00 WIB
Kondisi Korban Pencabulan Dosen di Toilet Bandara Ngurah Rai, Trauma dan Ketakutan
Pelecehan penumpang terjadi di toilet Bandara Ngurah Rai. Korban adalah anak laki-laki berusia 13 tahun. (Foto: Indira Arri)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id - Seorang dosen asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Ferdinandus Bele Sole (37) mencabuli bocah laki-laki inisial SK (13) di toiletBandara Ngurah Rai Bali. Korban mengalami trauma dan ketakutan usai peristiwa itu.

"Kondisi psikologis dan mental sangat terganggu, di mana pada saat melapor masih dalam kondisi ketakutan dan trauma," kata Kasubdit IV Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Bali, AKBP Ni Luh Kompiang Srinadi, Selasa (10/1/2023).

Menurut Srinadi, Polda Bali telah meminta pendampingan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang, Banten untuk mendampingi korban selama pemeriksaan. 

Pendampingan itu dilakukan untuk memulihkan mental dan psikologis korban.

Srinadi menambahkan, penyidik Unit PPA Ditreskrimum Polda Bali telah melakukan visum terhadap korban. Selain itu pakaian korban saat terjadi pencabulan telah diamankan untuk pemeriksaan di laboratorium forensik.

Menurut Srinadi, penanganan kasus ini membuat perjalanan  korban dan keluarganya untuk kembali ke Jakarta menjadi tertunda. Mereka berada di Bali untuk menyelesaikan prosedur hukum yang dibutuhkan hingga menetapkan pelaku sebagai tersangka.

Pelaku pelecehan Ferdinandus Bele Sole (37) menjalani pemeriksaan. (Foto: Indira Arri)
Pelaku pelecehan Ferdinandus Bele Sole (37) menjalani pemeriksaan. (Foto: Indira Arri)

Pelaku pencabulan, Ferdinandus Bele Sole telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia ditahan di Rutan Polda Bali.  Penyidik masih mendalami motif pelaku melecehkan korban.

"Kami belum pastikan apakah korban menjadi target, apakah memang spontan," tuturnya.

Penyidik juga mendalami dugaan pelaku pernah melakukan pelecehan yang sama terhadap anak-anak yang lain, dan laporan korban yang merasa terhipnotis oleh pelaku.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut