Kementan: Kematian Babi di Bali Belum Tentu karena Flu Afrika
JAKARTA, iNews.id – Kementerian Pertanian (Kementan) memantau kasus kematian babi di Bali. Sempat diduga karena African Swine Fever (ASF) atau flu babi afrika, penyebab pasti kematian tersebut saat ini masih belum ditemukan.
"Perlu dicatat bahwa kematian babi tersebut belum pasti karena ASF. Kami masih dalam proses pengujian dan diagnosa," kata Direktur Kesehatan Hewan Kementan Fadjar Sumping Tjatur Rasa melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/2/2020).
Dia menyebut, kasus kematian babi di Provinsi Bali yang tercatat oleh Kementan dalam satu bulan terakhir mencapai 888 ekor.
Kasus kematian babi secara massal itu ditemukan di Kabupaten Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Tabanan dan Kota Denpasar.
Menurutnya, kematian babi yang diduga karena flu babi afrika tersebut masih memerlukan pengujian dan diagnosa di laboratorium rujukan. Saat ini, pengujian tersebut menurutnya sedang dalam proses.