Kemendagri Ingatkan Daerah, Penghargaan Inovasi Bukan Akhir dari Terobosan
“Kalau kurva S dibiarkan berhenti, inovasi akan mati. Karena itu, perlu inovasi lanjutan yang saling terhubung,” katanya.
Dia mencontohkan praktik baik yang dilakukan Kabupaten Banyuwangi yang dinilai berhasil membangun ekosistem inovasi berkelanjutan. Di daerah tersebut, satu inovasi mampu berkembang dan terhubung dengan inovasi lain, sehingga menjadi budaya kerja lintas perangkat daerah, bukan sekadar program sektoral.
Selain itu, Yusharto juga menyinggung inovasi Gempa Genting milik Pemerintah Kota Mojokerto. Inovasi yang awalnya berfokus pada penanganan stunting melalui pengelolaan sampah tersebut, terus berkembang hingga menyentuh aspek peningkatan ekonomi masyarakat.
“Tahun-tahun awal masih Gempa Genting, lalu berkembang menjadi Gempa Genting lebih luas menyasar ekonomi, yakni gempur stunting melalui sampah untuk peningkatan ekonomi,” katanya.
Dalam konteks Kabupaten Klungkung, Yusharto mendorong agar inovasi yang telah berjalan dan memperoleh pengakuan dapat terus ditingkatkan kualitas, dampak, serta keberlanjutannya. Dia menekankan pentingnya membangun ekosistem inovasi yang melibatkan kepemimpinan daerah, perangkat daerah, akademisi, hingga masyarakat.