Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Positif Covid Masih Tinggi, Warga Bali Dilarang Mengarak Ogoh-Ogoh saat Nyepi

Selasa, 26 Januari 2021 - 07:17:00 WIB
Kasus Positif Covid Masih Tinggi, Warga Bali Dilarang Mengarak Ogoh-Ogoh saat Nyepi
Dokumentasi pengarakan ogoh-ogoh saat perayaan Hari Raya Nyepi di Bali. (Foto: iNews/Indira Arri)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id - Keputusan bersama tentang pelaksanaaan perayaan Hari Raya Nyepi tahun baru saka 1943 di Bali sudah keluar. Salah satu isinya yakni pelarangan pengarakan ogoh-ogoh

Pertimbangan larangan ini dikarenakan di Bali, kasus positif Covid masih tinggi. Selain itu, sejatinya, pengarakan ogoh-ogoh bukanlah rangkaian wajib dari Hari Raya Nyepi. 

Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet menjelaskan, ogoh-ogoh merupakan kreasi budaya dan adat. Kreasi tersebut dikaitkan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Sasih Kesanga. 

“Namun secara agama, itu tidak wajib. Yang wajib adalah Tawur Kesanga dan Catur Bratha Penyepia,” katanya, Senin (25/1/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut