Kasus Flu Babi di Bali, Sekda: Masih Suspect, Belum Positif
Menurutnya daripada menunggu hasil uji lab tersebut, yang tak kalah penting dilakukan saat ini adalah waspada jika jumlah babi yang mati itu bertambah.
"Jadi isu virus ASF yang ramai di media itu baru suspect. Namun demikian, karena sudah menimbulkan kematian babi dalam jumlah yang signifikan, tentu harus kita waspadai," ucapnya.
Sebelumnya, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pemprov Bali menyatakan kasus ribuan babi mati mendadak sejak beberapa bulan terakhir diakibatkan oleh virus ASF atau flu afrika.
Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian, dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardhana. Menurutnya, penyebab kematian ratusan babi di Bali itu diketahui setelah Balai Veteriner Denpasar mengambil sampel dan mengujinya di Medan.
Editor: Reza Yunanto