Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam
Advertisement . Scroll to see content

Kapal Bawa 600 Penumpang ke Bali Diperiksa, 14 Orang Tak Bawa Dokumen Diamankan

Senin, 16 Mei 2022 - 07:35:00 WIB
Kapal Bawa 600 Penumpang ke Bali Diperiksa, 14 Orang Tak Bawa Dokumen Diamankan
Razia penumpang kapal tiba di Pelabuhan Benoa, Bali. Sebanyak 14 orang diamankan karena tak punya dokumen kependudukan. (Foto: iNews/Indira Arri)
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id - Sebanyak 14 orang penumpang kapal yang tiba di Pelabuhan BenoaBali terjaring operasi yustisi. Mereka tak bisa menunjukkan dokumen kependudukan dan tujuan datang ke Bali. 

Belasan orang itu bagian dari 612 penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Awu yang berangkat dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) selama musim arus balik Lebaran

Setibanya di pelabuhan, mereka melewati pemeriksaan ketat yang dilakukan tim gabungan Satpol PP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), dan TNI-Polri.

Tak hanya pemeriksaan barang, namun juga kelengkapan dokumen kependudukan.

KM Awu tiba di Pelabuhan Benoa mengangkut 612 penumpang. (Foto: iNews/Indira Arri).
KM Awu tiba di Pelabuhan Benoa mengangkut 612 penumpang. (Foto: iNews/Indira Arri).

Penumpang yang tak memiliki dokumen kependudukan diproses datanya oleh Dukcapil. Sedangkan penumpang yang tidak membawa dokumen kependudukan namun sudah terekam datanya di Dukcapil diberikan layanan pencetakan E-KTP.

Kepala Satpol PP Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra mengatakan, pemeriksaan dokumen kependudukan ini bertujuan untuk mendisiplinkan pendatang ke Bali.

"Yang tidak jelas tujuannya ke Bali kita tahan dulu di sini sampai jelas tujuannya," kata Bawa Nendra, Minggu (15/5/2022).

Dia menambahkan, pemeriksaan dokumen kependudukan ini juga untuk mengetahui lokasi pekerjaan dan tempat tinggal para pendatang di Bali.

Salah satu penumpang kapal, Merry Duga mengaku tak membawa KTP saat menaiki kapal dari Bima. Dia mengaku tinggal di Bali dan bekerja di daerah Mengwi, Kabupaten Badung.

"Saya pakai KK (kartu keluarga) sama SIM (surat izin mengemudi) saja," ujarnya.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut