Kafe di Jimbaran Bali Rusak Diterjang Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
Sementara itu, pemilik Bayang Cafe Jimbaran, Nyoman Sudarma mengaku, akibat gelombang pasang air laut itu, kafe miliknya mengalami kerusakan berupa kerusakan pintu geser, kaca pecah dan sejumlah bagian dinding partisi jebol.
"Sebenarnya kemarin sudah ada peringatan dini dari BMKG. Sebekum kejadian saya sudah akan melepas pintu yang ada kaca. Tapi tiba-tiba ombak besar langsung datang bertubi-tubi ya saya menyelamatkan diri dan tidak sempat melepasnya, akhirnya kaca pecah," katanya.
Ia mengatakan, peristiwa gelombang tinggi dan pasang air laut tersebut sudah beberapa kali terjadi di wilayah Jimbaran. Namun, menurutnya gelombang pasang pada tahun ini termasuk paling besar.
"Dulu seingat saya yang lebih besar dari tahun ini kejadian sekitar 12 tahun yang lalu. Tapi yang tahun ini ya memang parah juga, sampai merusak. Nelayan di daerah sini juga sudah tidak ada yang melaut, gelombang di tengah laut bisa sampai lebih dari empat meter," ujarnya.
Editor: Reza Yunanto