Inspiratif, Pemuda Bali Kampanyekan Bank Sampah Dukung KTT G20
Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan di Bali, yakni pemerintah, swasta dan masyarakat bersama-sama sadar akan dampak buruk sampah. Selaini itu secara gotong royong melaksanakan program penanggulangan permasalahan.
"Saya berharap pemerintah mampu membentuk bank sampah di banjar-banjar untuk mengurangi sampah di hulu," katanya.
Dia bercerita, bank sampah yang dirintisnya di Desa Sukasada awalnya hanya digerakkan oleh dua orang. Namun kini mampu mengumpulkan sampah hingga 1 ton setiap bulan. Jumlah tersebut diyakini telah mampu mengurangi volume sampah plastik di desanya.
Dia ingin mengubah pandangan masyarakat mengenai sampah. Masyarakat diberi edukasi agar memiliki pemahaman bahwa sampah mampu menjadi sesuatu yang berguna.
Menurutnya ini adalah cara penanggulangan permasalahan sampah dari awal (hulu). Sampah pada umumnya berawal dari rumah tangga kemudian masuk ke tempat pembuangan dan berakhir di tempat pembuangan akhir.