Genjot Inovasi Pengelolaan Sampah, Bupati Badung Adi Arnawa Tinjau 3 Lokasi TPS3R
Untuk di TPS3R Kedonganan, kondisi lebih kompleks dengan volume sampah harian 10-12 ton, namun pemilahan dan pengolahan masih terhambat oleh minimnya partisipasi masyarakat serta keterbatasan dana.
“Residu tetap menjadi masalah, dan banyak sampah akhirnya dibuang ke TPA Suwung karena ketiadaan mesin incinerator. Untuk mengatasi hal tersebut, saya berencana menyusun pola pengelolaan seragam bagi seluruh TPS3R di Badung, dengan dukungan regulasi berbasis adat seperti yang telah berhasil diterapkan di beberapa desa. BUMD dapat berperan sebagai pembeli sampah plastik atau material daur ulang, sehingga desa tidak hanya mengolah sampah, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi,” kata Adi Arnawa.
Rencana ini akan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dalam rapat evaluasi untuk memastikan alokasi anggaran tepat sasaran.
“Tidak ada gunanya menginvestasikan alat mahal jika tidak sesuai kebutuhan desa,” tuturnya seraya akan menginisiasi lomba pengelolaan sampah antar Desa/Kelurahan dengan hadiah menarik guna memacu semangat masyarakat.
Editor: Anindita Trinoviana