Gempa Magnitudo 5,8 di Bali akibat Tumbukan Lempeng Indoaustralia dan Eurasia
JAKARTA, iNews.id - Gempa yang terjadi di Barat Daya Nusa Dua Bali dengan Magnitudo 5,8 akibat tumbukan antara Lempeng Indoaustralia dan Lempeng Eurasia.
Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat (Pusdatin dan Humas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan, Lempeng Indoaustralia melakukan subduksi yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia sehingga mengakibatkan gempa.
Agus mengatakan, gempa tersebut mengakibatkan satu orang luka-luka dan 38 bangunan mengalami kerusakan. Enam rumah rusak akibat gempa, dengan perincian satu roboh, satu rusak berat, dua rusak sedang, dan dua rusak ringan.
Bangunan lainnya yang rusak yaitu lima rumah ibadah, 11 sekolah, dua fasilitas kesehatan, tujuh gedung pemerintahan, lima fasilitas umum, satu hotel, dan satu toko.
"Bangunan yang rusak tersebar di Kabupaten Buleleng, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Badung, dan Kota Denpasar," kata Agus dalam jumpa pers yang diadakan di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (16/7/2019).