Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan Mafia Visa di Bali, Menparekraf : Seperti Mengambil Kesempatan dalam Kesempitan

Selasa, 22 Februari 2022 - 09:25:00 WIB
Dugaan Mafia Visa di Bali, Menparekraf : Seperti Mengambil Kesempatan dalam Kesempitan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Kemenparekraf)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menanggapi adanya mafia yang memasang tarif tinggi pengurusan visa. Menurut Sandiaga, pelaku hal tersebut harus diusut dan diberikan sanksi tegas.

"Kami tentunya sangat prihatin di saat yang sulit seperti ini ada yang mengambil kesempatan dalam kesempitan," kata Sandiaga dalam weekly press briefing dari Jakarta, Senin (21/2/2022).

Sandiaga mengatakan dirinya juga menerima banyak laporan dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dan warga negara asing (WNA). Mereka merasa dirugikan oleh praktik yang terjadi di karantina.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menilai, selain merugikan para PPLN dan WNA, perbuatan oknum-oknum mafia karantina tersebut akan mencoreng pariwisata Bali dan Indonesia pada umumnya di mata dunia.

"Semenjak (Bali) dibuka, mereka berbondong-bondong untuk mendapatkan visa dan akhirnya mereka tergiur dengan tawaran dari para agen yang tidak bertanggung jawab

Dugaan mafia karantina di Bali diungkap Gubernur Bali Wayan Koster. Praktik itu terjadi di karantina. Salah satunya menawarkan jasa pengurusan visa jalur cepat dengan harga selangit.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut