Dorong Perempuan Berpolitik, Perindo Bali Ajak Kartini Milenial Gabung di Pemilu
"Misalnya diterapkan melalui tindakan kecil seperti menanamkan budaya jujur kepada anak dan keluarga," katanya.
Wakil Sekretaris Wilayah DPW Partai Perindo Bali Selvianti Joenoes dalam kesempatan sama menambahkan, ada tiga tantangan yang dihadapi perempuan ketika terjun ke kontestasi politik.
Pertama, tantangan individu. Perempuan itu sendiri seringkali tidak percaya diri karena latar belakang masyarakat yang menganggapnya selalu kelas dua dan sering terhegemoni superior laki-laki.
Akibatnya, pengambilan keputusan seringkali tidak melibatkan perempuan. Contoh paling nyata di Bali pengambilan keputusan paruman banjar. Di situ seringkali hak perempuan diabaikan.
Kedua yaitu tantangan kultural. Tantangan ini tidak kalah beratnya. Karena budaya masih menempatkan perempuan sebagai objek bukan subjek.