Diserbu Warga yang Ingin Tes Swab, RS Unud Batasi 80 Orang per Hari
Sementara itu, jumlah masyarakat yang ingin mengikuti rapid test sebagai syarat perjalanan juga meningkat. Hal tersebut karena masih banyak masyarakat yang belum paham kalau rapid test tak perlu datang ke rumah sakit.
Menurutnya, rapid test bisa dilaksanakan di puskesmas terdekat. Sebab, Pemerintah Provinsi Bali sudah menunjuk belasa puskesmas sebagai tempat penyelenggara rapid test.
"Satgas Provinsi sudah mengeluarkan 11 rujukan puskesmas di Bali untuk pelaksanaan rapid test. Tetapi untuk swab memang kami yang ditunjuk," katanya.
Kendati peminat rapid test juga membeludak, RS Unud tidak melakukan pembatasan seperti peminat tes swab. Dia mengakui, jumlah peminat rapid test dalam sehari bisa lebih dari 100 orang.
"Kalau rapid test tidak ada batasan per hari, biasanya rata-rata setiap hari lebih 100 orang yang melakukan rapid test di rumah sakit ini," katanya.
Editor: Reza Yunanto