Diikuti 30 Peserta, Diskop UKMP Badung Gelar Pelatihan Desain Mode bagi UMKM
Mengenai materi yang diberikan akan ada 11 poin, di antaranya pengetahuan dasar dalam mendesain, proporsi figure fashion, pengetahuan tentang macam-macam busana dan gaya busana, pengetahuan tren mode dan penerapannya. Kemudian, pengembangan konsep dengan membuat moodboard, pengembangan konsep menjadi desain busana kasual, perancangan koleksi desain, membuat detail dalam desain busana, perancangan gambar kerja desain, pemanfaatan material endek untuk desain busana tiga dimensi, serta finalisasi desain.
Narasumber berasal dari Program Studi Desain Mode Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Denpasar. "Sumber pendanaan berasal dari dana insentif fiskal tahun 2024," ucapnya.
Kadiskop UKMP Made Widiana saat membuka pelatihan mengungkapkan, pihaknya memberikan perhatian kepada sektor UKM karena sangat tahan uji. Saat Covid-19 melanda sektor UKM tetap eksis.
Terkait mode, Made Widiana mengungkapkan, desain dan mode menjadi penentu bisnis fashion. Oleh karenanya, saat ini tengah dibanjiri mode dan desain-desain baik lokal, nusantara, maupun luar negeri. Desain fashion yang datang dari luar, dipastikan merupakan pesaing berat bagi UMKM fashion lokal Badung.
"Karena itu, kita tak boleh tinggal diam, kita harus tetap berusaha meningkatkan kualitas produk termasuk mode maupun desain fashion sehingga produk lokal tetap bisa bersaing bahkan memenangkan persaingan," katanya.