Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pembunuh Aktor Sinetron Sandy Permana Ternyata Sembunyi di Kuburan Daerah Karawang
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Taman Bermain Ramai Dulunya tapi Kini Sepi Mirip Kuburan, Ada Cerita Menarik

Kamis, 03 November 2022 - 16:33:00 WIB
Deretan Taman Bermain Ramai Dulunya tapi Kini Sepi Mirip Kuburan, Ada Cerita Menarik
Taman bermain yang dulunya ramai kini sepi mirip kuburan. (Foto: Instagram @itsmesenacf).
Advertisement . Scroll to see content

4. Taman Air Fantasi Depok

Dikenal dengan Aladin Waterpark dikabarkan ditutup karena terdampak pandemi. Pelopor taman rekreasi air di Kota Depok, Jawa Barat tersebut akan dialihfungsikan menjadi kompleks perumahan.

Bahkan, sebelum ditutup, Aladin Waterpark yang berdiri sejak 2008 itu selalu ramai dikunjungi pengunjung, terutama anak-anak.  Menghadirkan nuansa Timur Tengah, waterpark yang luas ini memiliki beragam wahana mulai dari seluncuran tinggi, air mancur, ember tumpah, dan lainnya.

5. Taman Festival Bali

Merupakan taman bermain yang dulunya ramai, kini sepi mirip kuburan. Dahulu banyak wisatawan lokal maupun mancanegara, kini tempat rekreasi ini lebih populer sebagai spot foto tempat terbengkalai.  

Tanaman merambat, semak-semak, dan grafiti yang memenuhi tempat itu memberikan nuansa yang memukau namun eksotis.

Terletak tidak jauh dari Pantai Sanur, Bali, tempat ini diklaim sebagai taman festival yang populer saat itu. Namun, akibat krisis, Taman Festival harus gulung tikar pada 1999 meski baru dibuka selama dua tahun.

Menariknya, setelah ditinggalkan, Bali Festival Park justru menjadi lokasi wisata horor karena suasananya yang mencekam. Bahkan, pengunjung yang ingin wisata horor di sini dikenakan biaya Rp10.000 untuk sekali masuk.

Nah itulah lima taman bermain ramai dulunya tapi kini sepi mirip kuburan. 

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut