Daya Tarik Pura Besakih Bali, Sejarah, Fungsi dan Cara Menuju ke Lokasi

Jadi dulu kedua pulau tersebut masih menjadi satu, dan karena panjangnya disebut sebagai Pulau Dawa. Dawa berarti panjang. Menurut cerita, Rsi Markandeya saat itu sedang bertapa di Gunung Dieng sehingga mendapatkan wahyu untuk pergi ke Pulau Dawa.
Saat itu Rsi Markandeya menanam sebuah kendi yang berisi banyak logam dan air suci. Tempat menanam kendi tersebut kemudian disebut dengan besuki yang artinya selamat. Hal ini dikarenakan selama perjalanan pengikut dari Rsi Markandeya selamat dari menjalankan tugasnya.
Setelah mengetahui sejarah singkat Pura Besakih berikutnya adalah fungsi dari pura terbesar di Bali ini. Pura yang satu ini sering dikunjungi oleh banyak wisatawan lokal maupun mancanegara. Lokasinya juga berdekatan dengan Gunung Agung, yang merupakan gunung terbesar di Bali.
Fungsi pura besar di Bali ini adalah untuk tempat sembahyang umat Hindu di Bali ketika akan melakukan acara keagamaan. Selain itu, lokasinya yang strategis dan menampilkan pemandangan alam indah juga menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata.

Pura terbesar di Bali ini memiliki luas keseluruhan 3,5 km dari timur laut ke barat daya. Pura ini memiliki bagian-bagian sebagai berikut: