Dapat Saran Karantina Massal Pekerja Migran, Sekda Bali: Belum Tentu Baik
DENPASAR, iNews.id - Proses karantina dalam jumlah yang besar bagi pekerja migran Indonesia yang tiba di Pulau Dewata dapat menimbulkan efek psikologis yang memengaruhi kesehatan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menanggapi usulan dari anggota dewan.
"Jadi, kalau mengkarantina dalam jumlah yang banyak, maka kita perhatikan efek psikologisnya, belum tentu baik untuk semua, akan terjadi orang-orang yang stres sehingga akan memperburuk psikologisnya," ujarnya yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali, Sabtu (11/4/2020).
Made Indra tidak menolak mentah-mentah usulan tersebut. Namun, dari sejumlah aspek sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak.
"Bahwa maksud idenya bagus, saya terima kasih, tetapi jangan lupa kesakitan orang tidak hanya disebabkan karena Covid-19, tetapi juga tekanan psikologisnya yang dia alami saat diisolasi," ucapnya.
Dewa Indra mendapatkan informasi dari beberapa petugas medis di RS, pasien yang stres ketika di kamar isolasi membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh. Kondisi fisiknya menjadi lebih drop dibandingkan yang lain dengan pikiran yang tenang.