Catat! Wilayah di Bali Ini Rawan Banjir dan Longsor
Selain itu, menurut Anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia Pengurus Daerah (IAGI Pengda) Bali Ida Bagus Ari Candhana mengatakan, wilayah di Bali yang rawan terjadi tanah longsor dapat dilihat melalui peta prakiraan gerakan tanah di Provinsi Bali dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) RI.
Berdasarkan peta prakiraan, wilayah Bali terbagi atas zona potensi rendah, zona potensi menengah dan zona potensi tinggi.
"Saat musim penghujan yang perlu kita waspadai adalah zona kerentanan pergerakan tanah yang tinggi," katanya.
Dia mengatakan terjadinya tanah longsor pada zona kerentanan tinggi lebih sering ditemukan di daerah yang memiliki lereng-lereng curam, salah satunya di wilayah Kintamani, Bangli. Dia menambahkan penyebab tanah longsor bisa terjadi karena alam dan manusia. Menurutnya, kalau pengaruh alam berasal dari hujan, lereng yang terlalu terjal, tanah yang kurang padat dan tebal, serta batuan kurang kuat menopang.
BACA JUGA: Harap Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Bali Tiga Hari ke Depan