BPS Bali: Jumlah Pengangguran Berijazah Diploma Paling Tinggi
DENPASAR, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) angkatan kerja berijazah diploma masih tinggi. Bahkan lebih tinggi dari angkatan kerja di bawahnya yang hanya berijazah SMA/SMK.
Dalam Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang digelar Februari 2020 lalu, angka pengangguran berijazah diploma sebesar 3,77 persen.
"Data tersebut menunjukkan di antara angkatan kerja berpendidikan Diploma I/II/III, tercatat sebesar 3,77 persen sebagai pengangguran. TPT tertinggi berikutnya berasal dari tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 2,42 persen," ujar Kepala BPS Bali, Adi Nugroho dihubungi di Denpasar, Kamis (7/5/2020).
Menurutnya, tingginya angka pengangguran berijazah diploma terjadi karena ada penawaran tenaga kerja yang tidak terserap di tingkat pendidikan diploma, baik itu diploma I, II, dan III. Hal lain yang bisa dipahami yakni karena mereka yang berpendidikan lebih rendah dari diploma, yakni SMA atau SMK lebih mau menerima pekerjaan apa pun tanpa memilih.
"Sehingga dapat dilihat bahwa TPT dari yang berpendidikan SMP ke bawah adalah yang paling kecil di antara TPT semua tingkat pendidikan yaitu sebesar 0,37 persen," katanya.