Bidan Positif Covid-19, Pelayanan Rawat Inap Puskesmas di Denpasar Selatan Ditutup
Hasil rapid test ini oleh RSUP Sanglah diinformasikan ke Kepala Puskesmas IV Denpasar Selatan, yang saat itu juga dilakukan rapid test. Dari rapid test seluruh pegawai, tim medis atau pasien yang pernah kontak langsung di puskesmas sebanyak 66 orang, seluruhnya nonreaktif.
“Saat itu juga langsung kita rapid, ternyata hanya bidan ini yang menunjukkan hasil reaktif,” kata Dewa Rai.
Bidan dan pasien kemudian dilakukan tes swab, dan ternyata menunjukkan hasil sebaliknya. “Pasien yang melahirkan tadi setelah diswab hasilnya negatif, sementara bidan puskesmas dari tes swab dan PCR menunjukkan hasil positif,” katanya.
Terkait hal ini, Gugus Tugas Kota Denpasar kemudian berkoordinasi dengan Gugus Tugas di Kabupaten Tabanan, yang juga tempat tinggal pasien. Menurut Dewa Rai, hasil rapid test keluarganya dinyatakan non reaktif.
“Inilah yang sekarang kami telusuri, kira-kira di mana dia tertular. Dan kasus ini sudah termasuk transmisi lokal,” kata Dewa Rai.
Saat ini kondisi bidan baik dan stabil, karena hanya mengalami gejala ringan. Yang bersangkutan masih dirawat di Bapelkesmas Denpasar. Saat ini pelayanan di puskesmas sudah berjalan normal, dapat melayani masyarakat umum.
“Pascakejadian itu, hanya kita tutup sehari saja untuk proses sterilisasi, penyemprotan disinfektan. Sekarang pelayanan sudah kembali normal, hanya rawat inap yang masih ditutup,” katanya.
Dewa Rai juga mengimbau untuk pasien yang akan berobat ke puskesmas atau klinik, agar dapat jujur menceritakan riwayatnya, seperti baru pulang dari wilayah atau daerah terjangkit. Hal ini penting guna menghindari semakin banyak tenaga medis yang terpapar Covid-19.
Editor: Dewi Umaryati