Berulah Lagi, 4 Napi Asimilasi di Bali Kembali Dibui
DENPASAR, iNews.id - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) wilayah Bali mencabut hak asimilasi empat narapidana (napi). Pencabutan dilakukan karena keempat narapidana itu melakukan pelanggaran.
"Jadi ada empat narapidana yang kembali berulah dan hak asimilasinya dicabut," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk di Denpasar, Jumat (5/6/2020).
Manihuruk menjelaskan, empat napi asimilasi yang dicabut hak asimilasinya itu di antaranya dua napi kasus narkoba yang kembali terlibat kasus yang sama setelah dibebaskan karena program asimilasi.
Napi itu yakni Ikhas asal Lapas Kerobokan, dan Reggi Ruswandi asal Lapas Bangli yang kembali melanggar Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009.
Manihuruk mengatakan, Ikhas kini ditahan di Badan Nasional Narkotika Provinsi Bali. Sedangkan Reggi yang merupakan residivis tiga kali kasus narkotika ditangkap oleh Polresta Denpasar.