Berkunjung ke Daerah Terpencil di Bali, Ada Desa Tertua Dihuni Penduduk Asli Pulau Bali
Penduduk Desa Tenganan menganut agama Hindu. Namun berbeda dengan Hindu pada umumnya di Bali, karena kehidupan di Desa Tenganan mencerminkan Hindu era Kerajaan Majapahit.
Salah satu yang unik dari Desa Tenganan adalah tradisi Mekare-kare atau perang pandan. Tradisi in merupakan upacara persembahan untuk menghormati para leluhur dan Dewa Indra yang merupakan Dewa Perang.
Dewa Indra adalah sosok yang berperang melawan Maya Denawa, keturunan raksasa yang sakti dan sewenang-wenang menjadi raja dengan melarang rakyatnya menyembah Tuhan.
Penduduk Desa Tenganan tidak mengenal kasta dan meyakini Dewa Indra sebagai dewa dari segala dewa.
Perang Pandan atau Mekare-kare dirayakan pada bulan ke-5 dalam kalender Bali. Perayaan berlangsung selama dua hari. Jika ingin menyaksikan tradisi unik ini, datanglah di saat waktu yang tepat.